Mosaics by Granito

Model lantai granit dan juga keramik saat ini sangat sering dipakai pada berbagai bangunan. Mulai dari bangunan untuk usaha hingga tempat tinggal rata-rata menggunakan model lantai granit dan juga keramik.

Jika kamu masih awam dengan dunia bangunan, mungkin kamu mengira keramik dan granit memiliki kesamaan. Apalagi dari segi tampilan memang keduanya sekilas terlihat mirip satu sama lain. Padahal jika dilihat secara seksama, baik keramik dan juga granit ternyata memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Untuk mengetahui apa saja perbedaan model lantai granit dan keramik, simak ulasannya di bawah ini.

  1. Kecerahan warna

Perberbedaan pertama model lantai granit dengan keramik adalah kecerahan warnanya. Jika kamu perhatikan secara seksama, setiap jenis keramik dan juga granit mempunyai warna cerah uang beraneka ragam. Bahkan keduanya hampir menyerupai satu sama lain.

Perlu kamu ketahui bahwa tingkat kecerahan warna tersebut menandakan bahwa daya penyerapan air oleh pori-pori kedua material tersebut. Pada jenis keramik yang berwarna mirip dengan granit artinya memiliki tingkat penyerapan air yang cukup besar.

Sedangkan pada model lantai granit justru memiliki tingkat penyerapan air yang jauh lebih sedikit. Hal tersebut dikarenakan granit mempunyai pori-pori lebih kecil dan kepadatannya lebih tinggi dari keramik.

  1. Bagian Windows Frame

Bagian selanjutnya yang bisa membedakan model lantai granit dan keramik adalah pada bagian windows frame atau garis berwarna putih. Kamu bisa melihat windows frame ini pada bagian tidak tertutup bahan pewarna di sekeliling pinggir granit dan keramik.

Tanda tersebut bisa muncul karena proses dari pembuatannya yang memiliki cara berbeda. Untuk keramik, garis tersebut akan terlihat menimpa dan terlihat bergelombang. Lalu untuk model lantai granit, maka bisa terlihat lebih rata dan juga sangat presisi.

  1. Kerataan Permukaan

Perbedaan model lantai granit dengan keramik selanjutnya adalah kerataan permukaan kedua material tersebut.  Pada dasarnya, permukaan keramik tidak benar-benar rata. Jika kamu memperhatikan keramik secara seksama, ada sedikit begelombang pada bagian permukaannya.

Hal tersebut disebabkan oleh lapisan glaze pada keramik yang tidak menyebar secara merata. Berbanding terbalik dengan granit yang justru lebih rata dibandingkan keramik. Perbedaannya ada di bagian proses pelapisan glaze yang lebih dipress. Dengan begitu, kepadatan dan tingkat kecerahan granit lebih baik dari keramik.

  1. Bahan material pembentuk

Baik model lantai granit dan keramik memiliki bahan material pembentuk yang berbeda-beda. Material umum yang digunakan untuk pembuatan keramik adalah tanah lempung dan tanah silikat. Sedangkan granit dibuat menggunakan material batuan alam yang sifatnya intrusif, felsik dan igneus.

Pada pembuatan granit, batuan alam tersebut ditambang dan dibentuk dengan proses penekanan dan pembakaran di suhu tinggi. Hasil akhirnya adalah berbentuk lembaran-lembaran granit seperti yang kita lihat saat ini.

  1. Harga

Poin terakhir perbedaan mencolok antara model lantai granit dengan keramik adalah harganya. Seperti yang kita ketahui bahwa material pelapis lantai memiliki motif, corak, dan ukuran yang beraneka ragam. Semuanya disesuaikan dengan kebutuhan dan jasa renovasi rumah yang sudah direncanakan.

Maka dari itu, kamu akan menemukan model lantai granit dan keramik dengan harga yang bervariasi. Dari berbagai perbedaan yang sudah disebutkan sebelumnya, sudah sangat jelas kalau granit lebih mahal dibandingkan keramik.

Demikian perbedaan model lantai granit dengan keramik untuk para pemula. Semoga informasi tersebut bisa memberikan manfaat untuk pembaca semuanya.

By Drajad