Komunikasi Sebagai Institusi Sosial

Komunikasi Sebagai Institusi Sosial

Komunikasi Sebagai Institusi Sosial

Definisi sistem sosial

Melalui fungsi pengawasan, media massa menginformasikan kepada publik. Semua peristiwa dan kejadian, di sekitar kita, dekat atau jauh, hampir tidak pernah luput dari pemberitaan media massa. Misalnya, ketika Perang Teluk pecah, masyarakat di seluruh dunia bisa mengikuti perkembangan dari detik ke detik melalui media massa selama 24 jam.

Fungsi pemantauan itu sendiri bagi individu dapat bertindak sebagai:
1. Peringatan (warning)
2. Tambah gengsi
3. Instrumental
4. Pemberi status

Untuk komunitas:
1. Awas (kekeruhan)
2. Instrumental
3. Membuat masyarakat beretika

 

Interaksi sistem komunikasi massa dengan sistem sosial lainnya

Melalui fungsi warisannya, media massa memberikan edukasi kepada masyarakat, karena informasi akan membuat orang merasa lebih terhubung dengan orang lain. Dengan cara ini titik tolak yang sama dapat dicapai. Karena semua informasi dapat disebarluaskan lebih cepat melalui media massa dibandingkan melalui saluran lainnya.

Disfungsi pewarisan bagi individu adalah proses sosialisasi yang sama bagi setiap individu akibat pengaruh komunikasi massa yang memberitakan hal yang sama.
Fungsi hiburan bagi individu adalah untuk menghilangkan kepenatan, sedangkan bagi masyarakat merupakan pelepas lelah bagi kelompok massa. Disfungsi individu meningkatkan kepastian nafsu makan yang berkurang, sedangkan bagi masyarakat itu adalah pelarian.

  • Media massa sebagai institusi sosial

Komunikasi massa sebagai institusi sosial
Semua aktivitas sosial pada hakikatnya adalah sebuah sistem. Secara umum, semua aktivitas sosial terdiri dari sejumlah komponen yang saling terkait dan mempengaruhi dalam fungsi tertentu.

Menurut Almond, hubungan antara unsur-unsur di atas memiliki ciri-ciri tertentu, yaitu:
1. Komprehensif
2. Saling ketergantungan
3. Ada batasan

Menurut Reading, sistem sosial adalah sistem unsur-unsur sosial. Mihel berpendapat bahwa sistem sosial pada dasarnya terdiri dari dua individu yang berhadapan secara langsung dan tidak langsung dalam situasi koeksistensi.
Yang sangat penting bagi sosiologi adalah orientasi individu yang merupakan elemen dari sistem.

  • Media massa dan kontrol sosial

Ketika kita membaca surat kabar/majalah, berita yang kita baca merupakan hasil interaksi antara sistem komunikasi massa dan sistem sosial, seperti sistem politik dan sistem ekonomi.

Sistem komunikasi massa dapat mempengaruhi sistem pendidikan, misalnya sistem komunikasi massa terlalu menguntungkan yang semuanya bertujuan mencari uang. Hal ini dapat berdampak negatif pada pendidikan.

 

Komunikasi Massal dan Komunitas Massal

  • Media massa dan masyarakat massa

Dalam modul ini kami menghadirkan media massa sebagai institusi sosial untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam berkomunikasi. Lembaga media massa kita berhimpitan dengan berbagai lembaga sosial lainnya seperti lembaga pendidikan, bisnis, politik, hak, dll.

Setiap institusi tumbuh dalam masyarakat itu sendiri. Dalam perkembangannya, fungsi media massa semakin meluas, baik dengan memasukkan beberapa fungsi yang sebelumnya dilakukan oleh lembaga-lembaga sosial lain, maupun dengan berbagi fungsi tersebut.

Pengalihan fungsi antar lembaga sosial merupakan sesuatu yang mengiringi perkembangan kehidupan masyarakat. Ada Panata yang dulunya jomblo, sekarang jadi dobel. Lebih baik memiliki sesuatu yang dulunya memiliki fungsi ganda, tetapi karena fungsi tersebut secara berurutan dipindahkan ke pengaturan lain, itu sendiri menjadi panata dengan fungsi tunggal.

Namun, tampaknya pengalihan atau pendelegasian fungsi tersebut tidak sepenuhnya mengubah fungsi asli lembaga yang bersangkutan, melainkan mempengaruhi penampilannya di masyarakat luas.

  • Komunikasi massa dan budaya massa

Sebagai institusi sosial, media massa berfungsi sebagai kontrol sosial di pusat kehidupan masyarakat. Efektivitas kontrol sosial yang dilakukan oleh media massa tergantung pada integritas media massa itu sendiri dan kepercayaan publik terhadap media massa yang bersangkutan.

Media massa sendiri menjadi objek kontrol sosial oleh masyarakat. Sejumlah lembaga lain seperti sensor, uang pers, dll. Bahkan diadakan untuk tujuan ini. Oleh karena itu, pengawasan sosial yang berkelanjutan didasarkan pada hubungan timbal balik antara media massa dan fokus pada komunitas itu sendiri. Sumber Rangkuman Terlengkap : SarjanaEkonomi.Co.Id