19/04/2021

Blog Riview

Blog Riview

Mengenal Deretan Mobil Produksi Dalam Negeri, Selain “Maung”

Sederet Mobil yang Diklaim Buatan Indonesia, dari Timor hingga Esemka :  Okezone Otomotif

Masyarakat Indonesia mulai melirik mobil taktis “Maung” rakitan PT Pindad. Bahkan, kendaraan operasional seharga Rp. 600 juta itu telah dibeli oleh Bupati Jember terpilih, Hendy Siswanto. Suriyadi selaku Inspektur Mutu PT Pindad mengatakan bahwa Hendy adalah bupati pertama yang membeli mobil maung. 

Memang spesifikasi “Maung” 4 x 4 versi sipil ini cukup tangguh untuk medan yang sulit. Maung memiliki daya angkut empat orang dengan mesin Turbo Diesel 4-Cylinder, 16 Valve DOHC, transmisi manual enam kecepatan, bahan bakar diesel, serta isi silinder 2.494 cc. Kendaraan ini juga memiliki suspense depan independent, collover shock, link arm, suspense belakang rigid, collover shock, four link arm, serta pelek R17. Kecepatan aman “Maung” 120 kilometer per jam, radius putar 13,7 meter, daya tanjak 60 persen  (31 derajat), kemiringan 30 persen (17 derajat), jarak tempuh 800 kilometer, serta BBM 80 liter. 

Tidak hanya maung, ternyata masih ada beberapa mobil produksi dalam negeri lainnya yang layak diperhitungkan, seperti berita hari ini dibawah ini :

  • Esemka

Mobil Esemka dirakit oleh PT Solo Manufaktur Kreasi yang berada di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Pabrik tersebut diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2019 lalu. Produk yang diluncurkannya berupa kendaraan angkutan niaga yaitu BIMA 1.2 dan BIMA 1.3. Riwayat Esemka ini juga tidak terlepas dari Esemka Digdaya serta Kiat Esemka yang sempat menjadi mobil dinas Presiden Joko Widodo saat menjabat Wali Kota Surakarta. 

  • FIN Komodo

FIN Komodo adalah jenis kendaraan off-road jenis cruiser yang diproduksi oleh PT FIN Komodo Teknologi di Cimahi, Jawa Barat. Produk terbarunya adalah KD 250 X yang merupakan generasi kelima dari FIN Komodo. FIN ini bisa digunakan dalam medan yang esktrim sekalipun berkat rangkanya yang kuat dan bodi yang ringan. 

  • AMMDes

AMMDes atau Alat Mekanis Multiguna Pedesaan ini lebih kepada kendaraan yang memiliki banyak kegunaan atau fungsi untuk membantu pekerjaan para petani. Kendaraan yang dibuat oleh PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) yang berkolaborasi dengan Kementrian Perindustrian pada tahun 2018 ini memiliki banyak aplikasi.

Seperti diantaranya, AMMDes dengan aplikasi penjernih air, aplikasi perontok padi atau jagung, pemoles beras, selep padi, pengolah kopi, paska panen pisang, generator, pompa air, pembuat es, ambulance feeder, serta 3 way bin door. 

AMMDes terus dikembangkan, bahkan mobil desa ini telah banyak dipesan dan diekspor ke benua Afrika. 

  • Gea

GEA adalah singkatan dari Gulirkan Energi Alternatif yang merupakan mobil penumpang yang dibuat oleh PT Industri Kereta Api atau INKA. GEA menggunakan mesin berkapasitas 500 cc dengan dua silinder hasil pengembangan BPPT serta mampu beroperasi selama 100 jam non-stop. GEA mengusung teknologi Electronic Fuel Injection (EFI) sejak pertengahan tahun 2010, serta kandungan lokalnya yang mencapai 98 persen. 

  • Timor

Mobil Timor yang dirintis pada 1996 oleh PT Timor Putra Nasional ini memang banyak dikenal pada era 90-an. Saat itu, Presiden Soeharto menggulirkan rencana pembangunan industri mobil nasional sesuai Inpres Nomor 2 Tahun 1996 yang mengistimewakan mobil Timor. Timor juga digugat oleh pemilik industri otomotif besar dunia lainnya melalui WTO dan kalah bersamaan dengan terjadinya krisis moneter di Indonesia. 

Selain itu masih ada mobil produksi dalam negeri lainnya yang layak diperhitungkan seperti Morina, Kancil, dan Maleo.