Keluhan seperti ‘kaku’ pada persendian, tulang atau otot sering dialami.  Beberapa menafsirkannya sebagai tanda asam urat, sementara yang lain percaya itu adalah rematik.  Alih-alih pergi ke dokter, orang menggunakan jamu. 

 

Dokter Reumatologi.  Soetomo- FK UNAIR Joewono Soeroso, MD., Msc., PHDradang sendi asam urat) dengan rematik.  Padahal, asam urat merupakan salah satu dari ratusan penyakit rematik dengan gejala dan penyebab yang berbeda-beda.  Ini sebenarnya sangat serius.  Beberapa orang tidak begitu memahami gejala rematik dengan asam urat.

 

Herbal anti rematik umumnya mengandung zat fenilbutazon, yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.  Herbal asam urat umumnya mengandung Dexamethasone, yang dapat merusak ginjal.  Kedua bahan kimia tersebut berpotensi membahayakan kesehatan jika digunakan secara berlebihan dan terus menerus.

 

Lalu apa perbedaan asam urat dan rematik?  Padahal, kandungan asam urat dalam tubuh merupakan hasil metabolisme purin.  Bentuknya terlihat seperti kerucut kristal yang tajam.

 

Purin adalah komponen asam nukleat yang ditemukan di inti setiap sel.  Kadar asam urat normal pada pria adalah 3,5 hingga 7 mg/dl, wanita 2,6 hingga 6 mg/dl.

 

Selain diproduksi oleh tubuh, purin juga terdapat pada sumber makanan seperti sayuran, kacang-kacangan, daging, dan polong-polongan.  Artinya jumlah asam urat dalam darah juga akan dipengaruhi oleh asupan yang masuk ke dalam tubuh.  Makanan tinggi purin diubah menjadi asam urat.

 

Oleh karena itu, Jowono menekankan bahwa penderita asam urat sebaiknya menghindari makanan yang banyak mengandung purin, seperti flounder, udang, cumi-cumi, kerang, kepiting, dan teri, agar kadar asam urat dalam tubuh tetap stabil.

 

Jika kadar asam urat naik di atas normal, hasilnya adalah penumpukan kristal runcing di area umum seperti jari kaki, tumit, pergelangan tangan, jari tangan dan siku.  Inilah yang disebut ciri klasik asam urat, pada umumnya penderita mungkin mengalami podagra atau pembengkakan berupa pembengkakan pada pangkal jempol kaki, sehingga terasa panas dan kaku.

 

Oleh karena itu, Joono menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dengan memperhatikan pola makan yang sehat.  Pola makan sehat bisa diterapkan mulai usia 20-40 tahun.

 

“Seiring bertambahnya usia, asam urat dalam tubuh meningkat. Pada pria, kadar asam urat meningkat seiring bertambahnya usia. Pada wanita, asam urat meningkat pada saat menopause, karena hormon estrogen menurun.

 

Selain menjaga pola makan yang sehat, Joono menganjurkan agar penderita menghindari aktivitas yang menyebabkan stres, kelelahan, dan insomnia.  Karena dalam kasus seperti itu, asam urat berpeluang kambuh.

 

Pengujian kadar asam urat di laboratorium umumnya melalui dua pengujian, yaitu teknik enzimatik dan konvensional.  Kadar asam urat yang normal adalah maksimal 7 mg/dl menurut tes enzim.  Bila tes digunakan dengan teknik biasa, nilai normalnya adalah maksimal 8 mg/dl.

 

Hasil tes menunjukkan bahwa kadar asam urat lebih tinggi dari kadar normal, maka pasien mungkin mengalami hiperurisemia. 

 

Gejala awal rematik umumnya nyeri, pegal-pegal atau nyeri, bahkan kaku di sekitar persendian.  Seperti lutut, siku, pergelangan kaki atau tangan, jari, hingga pinggang.

 

Pada kasus yang parah, rematik dapat menyebabkan peradangan.  Akibatnya terjadi gangguan gerak dan kelemahan otot.  Begitu bangun di pagi hari, badan terasa kaku (morning kaku).

 

Di Indonesia, empat jenis penyakit rematik yang paling banyak diderita masyarakat adalah osteoarthritis atau rematik karena pengapuran, rematik ekstra artikular yang menyerang jaringan di luar tulang rawan, dan rematik yang disebabkan oleh tingginya kadar asam urat.  Rheumatoid arthritis karena asam dalam tubuh (uric acid arthritis) dan pengeroposan tulang (osteoporosis).

Baca juga : gejala asam urat dan kolesterol tinggi pada wanita