Setelah membicarakan beraneka tipe dan manfaat flange, kami akan sebabkan sedikit kesimpulan tentang apa saja yang sebenarnya mesti di ketahui berasal dari flange. Berikut penjelasan tentang flange terhadap pipa

 

1. Pengertian Flange

Flange adalah sebuah alat yang dingunakan untuk menyambungkan pada dua buah proses pemipaan, menyambungkan pada pipa bersama dengan ekuipment, bahkan untuk menyambungkan pipa bersama dengan valve atau instument lainya. Yang jadi pertanyaan, kalau hanya untuk menyambungkan kenapa tidak di las saja?

Pertanyaan bagus, kalau kedua pipa di las sebenarnya akan terlampau kencang dan kuat penyambungannya. Namun, target utama pengunaan flange ini nantinya sanggup di lepas, jadi pipa bersama dengan pipa, atau pipa bersama dengan ekuipmentnya nantinya sanggup di lepas kembali.

Pertanyaan kendua, kenapa tidak mengunakan kelanjutan ulir saja? pertanyaan yang bagus juga, kalau mengunakan ulir, akan terlampau rawan bocor. disamping itu, ASME B16.5 sudah sesuaikan untuk dimensi dan toleransinya.

 

2. Jenis Jenis Flange

Flange itu terdiri berasal dari berberapa jenis. jatah yang paling umum adalah tipe tipe flange berasal dari rating nya, aku pernah bahas di Mengetahui rating flange. Ada rating 150 #, 300 #, sampai bersama dengan 2500#.

Kalau di memandang berasal dari ukurang pipa Flow Meter Tokico yang 1″, 2″, 4″ flange terdiri berasal dari ukuran ukuran pipa di pasaran. Flange juga sanggup di bedakan berasal dari cara pemasangannya, kami tentang flange tipe ulir, slip on atau lap berhimpun flange, pernah aku bahas di sini tipe tipe flange

Kalau pipa terdiri berasal dari beraneka tipe material seperti stainless steel, cast iron, aluminium, brass, bronze, plastic dan lain sebagainya. Pun demikian bersama dengan flange, tapi terhadap umumnya flange di membuat berasal dari carbon steel bersama dengan permukaan yang sudah di machining. Biasanya pula, tipe material flange akan mirip bersama dengan material pipanya.

 

3. Muka atau facing flange

Point penting flange adalah ia menyambungkan atau sebabkan koneksi sehingga tidak bocor. jadi nanti permukaan flange akan bersua bersama dengan permukaan flange lainnya. tambah tinggi ratingnya, muka flange akan tambah berbeda. aku pernah bahas sekilas di sini tipe flange berdasarkan facenya. kalau presurenya tidak terlampau tinggi, kami sanggup menggunakan flat face, namun untuk pressure yang lebih tinggi, kami sanggup menggunakan raised face flange. Yaitu permukaanya lebih tinggi berasal dari permukaan flange biasanya.

Yang paling tinggi, kami menggunakan ring tipe joint. Berbeda bersama dengan flange lainya, flange tipe RTJ ini disamping mempunyai raised flange, ia juga mempunyai grove (kalau kata orang barat, kalau makna jawanya adalah coakan) yang nantinya di dalamnya akan di isikan oleh ring. Ring inilah yang bermanfaat sebagai gasket. Jadi benar benar kencang, karena apa? karena ring yang bermanfaat sebagai gasket ini terbuat berasal dari besi lunak yang kalau sudah di kencangkan, ia akan memenuhi ruang berasal dari grove flange tersebut.

Flange mempunyai permukaan yang roughness (atau kekasaran) terntentu yang bentuknya melingkar. Tujuannya, untuk penempatan gasket di dalam nya. Jadi, sedikit saja ada goresan flange yang kearah keluar, ia sanggup menimbulkan kebocoran. Oleh itu face flange nya mesti untuk di machining kembali, istilahnya bersama dengan re-facing. makanya, kalau kami memandang terhadap saat purchase flange, permukaannya (face nya) senantiasa di tutupi, tujuannya sehingga tidak tergores atau lecet. walaupn flange itu sudah di sambungkan (dengan ekuiment misalnya), permukaan flange (facenya) umumnya tidak di lepas sampai bersama dengan di akan di pasang.

serat permukaan flange

Di dalam ASME B16.5 disebutkan bahwa face flange (raised face) and flat face mempunyai kekasaran tertentu untuk menegaskan permukaannya match (compatible, atau sesuai) bersama dengan gasket untuk mememberikan kerapatan yang terlampau tinggi.

Bentuk serat berasal dari permukaan flange, baiki yang melingkar atau spiral, idealnya terdiri berasal dari 30-50 groove (lekukan atau bekas machinging face tadi) per inch bersama dengan kekasaran pada 125 dan 500 micro inch.

4. Satu paket flange

Satu pake flange terdiri berasal dari flange itu sendiri, bolt (tentu bersama dengan bautnya), dan gasket (lihat gambar pertama berasal dari artikel ini). Gasket yang sudah di menggunakan dalam pengencangan dua flange, umumnya sudah tidak sanggup di gunakana kembali dengan kata lain ia hanya sekali pakai, begitu flange di membuka ia mesti pindah gasket.

Gasket di flange ada yang berwujud cincing, ia berasal dari besi lunak yang akan di pasangkan oleh flange tipe RTJ (Seperti yang sudah aku bahas sebelumnya).

Ingat, satu flange akan terdiri berasal dari 4 baut dan kelipatannya. Ga pernah itu terdiri berasal dari 6, 10 atau 12, senantiasa kelipatan berasal dari 4. Pengalaman ini aku ingat karena saat presentasi aku tidak benar menjawab pertanyaan berasal dari senior saya, selanjutnya aku di interupsi dan sampai saat ini jadi ingat kejadiannya. Bahwa bolting flange senantiasa 4 dan kelipatannya.

5. Istilah flange di structure

Dalam structure, ia juga mengunakan makna flange untuk beamnya. kalau beam nya di posisikan seperti huruf H, maka sisi kanan dan krinya itulah yang namanya flange. Kalau ia (H beam tadi) di putar, maka flangenya adalah atas dan bawah.

6. Sertifikat dalam pengencangan flange

 

Untuk mengencangkan flange, tiap tiap bolting yang terima tension atau tekanan berasal dari flange mesti rata. jadi tidak ada baut yang terlampau kencang dan terlampau longar, seluruh mesti rata sehingga face (muka) berasal dari flange juga rata.

Yang kedua, dalam mengencangkan flange, pengencangan bolt nya ada aturannya. Tidak sanggup urut (atau melingkar) Sejalan jarum jam atau sebaliknya. Intinya, kami mesti membagi baut pengencangan itu rata. Rule of tumb nya anda sehabis anda mengencangkan satu baut, anda mesti kencangkan pas 180 derajat berasal dari baut pertama, lantas baut yang ke arah 1/4 nya atau 90 derajat, lantas lurus (180) nya. Jadi seperti sebabkan sinyal plus, atas bawah, kanan kiri. dan konsisten mengulang sampai squence (atau urutannya) lengkap. Kalau satu sinyal and sudah selesai, ubah ke sebelahnya (atau tengahnya), lantas membuat kembali seperti itu.. begitu seterusnya.

Baut yang di kencangkan pun mesti di check, tidak ada baut yang tidak simetris. maksudnya, ada baut yang lebih longgar dan ada baut yang lebih kencang. So seluruh mesti di check satu persatu.

Beberapa flange mempunyai prosedur tertentu dalam pengencangannya. Pastikan anda mengikuti prosedur yang benar, mengunakan alat yang pas dan anda orang yang terlatih untuk mengencangkan flange. Biasanya, pelayanan kompany sekelas haliburton yang mempunyai sertifikat dalam pengencangkan flange ini.

 

7. Cara Membaca Flange (di wujud flange)

Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana cara membaca sebuah flange? terutama kalau anda menemui flange di lapangan.

Berikut aku memberikan contohnya. ANSI sudah mengimbuhkan guide bahwasannya tiap tiap flange mesti di stamp sebagai identitasnya mengikuti kaidah seperti berikut.

 

8. Flange Rating

Kalau anda memandang rating flange itu tidak mirip bersama dengan presurenya, jika 150# = Class 150 = Rating 150, seluruh nama itu adalah sama. Tapi bukan berarti flange selanjutnya sanggup bertahan sampai bersama dengan 150 lb/in2 (pound per inch square). Itu hanya pengolongan yang di kelompokan oleh ASME B16.5 and ASME B16.47 yang tergantung berasal dari material dan desain tempraturenya. aku pernah membicarakan di Cara jelas rating flange berdasarkan ASME B16.5

Kalau di flange kami mengunakan makna rating, tapi kalau di pipa kami mengunakan makna schedule. Baik rating atau pun schedule jika nilainya tambah besar, ia sanggup menghindar pressure yang lebih besar. Rating dan schedule mempunyai korelasi, karena tiap tiap flange akan disambungkan bersama dengan pipa dan begitu sebaliknya. Lain kesempatan kami akan membicarakan lebih dalam, untuk jelas makna schedule, anda sanggup membaca artikel aku di nominal pipe schedule

9. Mengetahui dimensi flange

Pertanyaannya adalah, bagaimana jelas dimensi flange? Jawabanya mudah, anda mesti mengukurnya?. Ya, jawabaan yang benar tapi tidak seperti yang di maksudnya. untuk jelas ukuran flange, umumnya untuk mengukur atau memperkirakan apakah flang ini clash bersama dengan pipa sebelahnya (terutama dalam sliper atau pipe rack). Waktu di mechanical, aku disuruh senior aku untuk cari tau ukuran asli berasal dari flange nya untuk mengukur berapa projection berasal dari nozzle yang di butuhkan kalau di atasnya ada platform.

Kadang kala, untuk mendesain flange terutama rainforced flange, kami mesti mengetahi ukuran kisarannya, jadi kami sanggup membandingkan. Nozzle sebenarnya adalah mirip mirip flange, hanya kalau makna nozzle itu di menggunakan di ekuipment namun flange lebih umum di pipa. silakan baca artikel aku di perbedaan nozzle dan flange

Kembali kembali gimana jelas dimensi flange. yang paling mudah, anda bica membaca berasal dari tabel yang menyediakan lebih dari satu ukuran berasal dari flangenya. setauku berasal dari flange galperti, ia mempunyai katalog flange lengkap, bahkan ia juga menyediakan softwarenya.

pipe data proSedangkan untuk software yang biasa aku pakai, aku menggunakan pipe datapro. Di sana seluruh ukuran ada, mulai berasal dari flange, pipa bersama dengan schedulenya bahkan sampai bersama dengan beraneka macam fitting dan ukurannya ada di dalam pipe data pro. Cukup lengkap bagi saya.

Bagaimana kalau kami tidak mempunyai katalognya, dan juga tidakpunya sofwareny? lantas bagaimana cara kami membaca ukuran flange tersebut? Jangan khawatir, aku tengah menyiapkan sedikit tulisan di pekan yang akan datang, anda sanggup mendownload lebih dari satu katalog flange di artikel tersebut. So, silakan menanti sejenak.

Kirainya 9 perihal ini yang mesti di ketahui tentang flange, aku pikir masih jauh berasal dari prima dan masih banyak yang belum di kupas di sini. Namun, semoga deskripsi sederhana ini sanggup menaikkan pengetahi tentang apa yang mesti di ketahui berasal dari flange.

By toha