15/06/2021

Blog Riview

Blog Riview

Pewangi Pakaian Tidak Baik Untuk Lima Bahan Kain Ini

Banyak iklan pewangi dan pelembut pakaian menyarankan kita agar menggunakan pewangi pakaian pada setiap pakaian dan bahan kain lainnya.

Terkadang kita pun tergiur menggunakan softener pada setiap pakaian dan seluruh material kain lainnya.

Selain membuat pakaian menjadi lembut, softener juga membuat pakaian menjadi wangi.

Faktor ini pula yang membuat orang-orang menggunakan softener sehingga kita tidak usah memakai parfum lagi.
Padahal menggunakan softener atau pelembut pakaian bisa berakibat fatal pada serat kain.

Dikutip dari laman Good House Keeping, Carolyn Forte, direktur Laboratorium PembersihI nstitute Good Housekeeping, mengatakan untuk membaca label perawatan sebelum memasukkan ke bilasan terakhir cucian.

Carolyn juga menambahkan agar kita berpikir dua kali sebelum menggunakan softener pada kelima bahan kain ini.

Berikut adalah lima bahan pakaian yang sebaiknya tidak diberikan softener atau pelembut dan pewangi pakaian.

1. Microfiber

Microfiber mempunyai serat benang yang rumit sehingga bahan microfiber mempunyai kemampuan menahan debu dan menyerapa air.

Meskipun demikan, merendam microfiber bersama softener bisa menghancurkan efektifitas bahan kain dari microfiber.

 

2. Sportswear atau pakaian olahraga.

Kebanyakan pakaian olahraga memiliki teknologi untuk menyerap keringat.

Selain itu, pakaian olahraga juga dibuat untuk membuat badan tetap sejuk ketika berolahraga.

Jika kamu tetap menggunakan pelembut kain, maka softener akan meninggalkan suatu lapisan yang akan mencegahnya dari keefektivitasnya.

 

3. Handuk

Ketika banyak orang senang mengeringkan rambut dengan handuk lembut, softener bisa mengurangi kekuatan penyerapan kain terry dan kain berbulu lainnya.

Jika kamu merasa handuk sudah tidak bisa menyerap air seperti sebelum-belumnya, segera hentikan penggunaan softener saat pencucian.

 

4. Pakaian tahan api

Untuk mengurangi risiko pakaian tidur akan terbakar, piayama sebaiknya berbahan anti api.

Namun, mencuci piyama dan baju tidur dengan softener bisa berdampak pada sifat ketahanan api pada kain.

 

5. Kain anti air

Serupa dengan kain tahan api, pelembut kain juga bisa merusak serat kain bahan ini.

Menurut Forte, “Ini mungkin memperngaruhi kemampuan kain dalam menghilangkan air.”

Dan jika ini terjadi apa gunanya kain itu.