05/12/2020

Blog Riview

Blog Riview

Review Samsung Galaxy S20+

Pada tahun 2020, Samsung melakukan sesuatu yang berbeda dengan merilis Galaxy S20 +. Penamaan nomor serinya jauh dari penamaan Galaxy S10 +. Jadi apakah sepertinya nomor Galaxy S20 + akan membawa pembaruan yang sangat berbahaya juga?

Galaxy S20 + memiliki tiga poin pembaruan utama: layar lebih besar dengan kecepatan refresh 120 Hz, kamera lebih baik, dan baterai lebih besar yang mengisi daya lebih cepat.

Harus ada pembaruan lain yang menonjol di ponsel ini yaitu dukungan jaringan 5G. Untuk Indonesia khususnya, versi Galaxy S20 + yang dirilis merupakan versi yang tidak mendukung jaringan 5G

Desain

Sejujurnya, desain Galaxy S20 + tidak menarik bagi saya dan jalur warna yang tersedia tidak terlalu bagus. Selain itu, desainnya juga mirip dengan ponsel Galaxy A51 dan Galaxy A71 yang dirilis sebelumnya.

Ada tiga varian warna Galaxy S20 + di Indonesia: Cosmic Black, warna tradisional hitam, Cloud Blue dengan biru muda dan Cosmic Grey Grey, yang tidak terlalu menarik bagi saya.

Seperti versi Galayx S +, ponsel ini berukuran besar namun tetap nyaman untuk digenggam. Ponsel ini sekarang lebih panjang dari Galaxy S10 +. Bezel di area layar juga lebih tipis dan sisi layar lebih rata dan tidak melengkung seperti pendahulunya.

Layar yang lebih datar meminimalkan pantulan cahaya di bagian samping layar ponsel, tetapi juga mengurangi keunikan ponsel. Itu bisa mengganggu beberapa orang dan membuat orang lain bahagia.

Kamera depan berada di tengah layar ponsel dan hanya tersedia satu kamera. Posisi kamera ini membuat ukuran area notifikasi lebih kompak dibanding generasi sebelumnya. Saya menyambut baik pembaruan ini karena, menurut pengalaman saya dengan Galaxy S10 +, posisi kamera terganggu saat menonton film atau game.

Bingkai aluminium di bagian samping ponsel juga lebih tipis. Tombol Bixby khusus telah dihapus dan semua tombol fisik ada di sisi kanan ponsel. Tidak ada jack audio di Galaxy S20 + juga, tapi untungnya Samsung menawarkan headphone AKG dengan model USB-C.

Tidak ada yang istimewa di bagian belakang ponsel, hanya membosankan. Kamera belakang ada di pojok kiri atas ponsel dan area kameranya tidak terlalu besar. Ini mirip dengan implementasi kamera di Pixel 4, yang juga terinspirasi oleh iPhone 11.

Layar

Ini adalah bagian di mana Galaxy S20 + bersinar: layar. Galaxy S20 + kini mendukung refresh rate 120 Hz, sehingga animasi bisa ditampilkan lebih lancar di layar dibanding di layar 60 Hz biasa.

Ketika saya mencoba mode 120Hz, peningkatan kualitas animasi terlihat nyata. Agak sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata. Perbedaan paling sederhana adalah mencoba segera.

Layar Galaxy S20 + berukuran 6,76 dan lebih vertikal. Untuk saat ini masih ada aplikasi yang belum sepenuhnya kompatibel dengan layar Galaxy S20 +, seperti: Misalnya: B. B. Game Arena of Valor, yang menampilkan ruang kosong di kiri dan kanan antarmuka pengguna.

Galaxy S20 + menawarkan tiga opsi resolusi layar: HD + (1600 x 720 piksel), FHD + (2400 x 1800 piksel) dan WQHD + (3200 x 1440 piksel). Secara default, ponsel diatur ke resolusi FHD + dan kecepatan refresh 60 Hz. Saat mode 120 Hz diaktifkan, Galaxy S20 + hanya bisa menggunakan resolusi layar hingga FHD +, yang sepertinya bisa memperpanjang usia baterai.

Kualitas tampilan Galaxy S20 + sudah tidak diragukan lagi, layarnya cerah dan bisa menampilkan warna dengan baik. Biasanya saya dapat dengan mudah menggunakan ponsel ini di bawah terik matahari.

Performa dan Baterai

Dengan chipset Exynos 990 terbaru dari Samsung dan RAM 8 GB, Galaxy S20 + dapat melakukan segalanya dengan cepat, mulai dari pengoperasian smartphone standar hingga gaming. Saya tidak melihat masalah kinerja yang signifikan dengan Galaxy S20 +.

Saat pengujian dengan aplikasi AnTuTu, Galaxy S20 + mendapatkan skor 512.812. Dalam aplikasi seluler Geekbench, 895 dinilai untuk inti tunggal dan 2.719 untuk multi inti.

Galaxy S20 + menggunakan baterai yang cukup besar, 4.500 mAh, untuk mendukung performa dan layarnya. Dengan baterai sebesar itu seharusnya Galaxy S20 + bisa menawarkan daya tahan baterai yang memuaskan, namun kenyataannya tidak seperti yang saya harapkan.

Dapatkan info seputar gbwhatsapp & kinemaster pro secara detail pada tautan tersebut.