Salah satu pengguna Honda All New BeAT mengeluhkan jarum speedometer motornya yang naik-turun tidak normal.

Kecepatan yang tadinya telah diraih 60 km/jam, tiba-tiba bisa drop menjadi 0 km/jam di speedometer Flow Meter Tokico.

Padahal motornya tengah dikendarainya dalam kecepatan konstan.

Untuk menyadari penyebabnya, bengkel formal Honda bilang begini.

“Untuk pembacaan yang ditampilkan di speedometer Honda BeAT itu telah full sensor semua,” buka Ribut Wahyudi, Kepala Mekanik Honda Bintang Motor Cinere .

Artinya speedometer Honda All New BeAt telah enggak memanfaatkan kabel mekanik dan gigi nanas.
Biasanya kecuali di motor yang memanfaatkan kabel speedometer di roda depan, kecuali speedometer naik turun menjadi gejala kabel speedometernya senang putus atau gigi nanas yang rompal.

Nah, kecuali di motor yang telah memanfaatkan sensor pembaca kecepatan elektrik masalahnya berbeda.

Kemungkinan yang mempunyai masalah adalah sensor (wheel speed sensor) atau kabel elektriknya yang kendor.
Kabel kendur itu yang bikin jarum speedometer naik-turun tidak normal.

“Kabel kendur membawa dampak isyarat pembacaan sensor enggak bisa diteruskan prima ke speedometer,” ujar pria yang bengkelnya bersebelahan bersama dengan Samsat Cinere di Jalan Limo Raya, Limo, Depok, Jawa Barat ini.

Oya isyarat gerak gir gardan yang ditangkap oleh wheel speed sensor itu diteruskan ke Electronic Control Module atau ECM (sebutan ECU oleh Honda).

“Dari ECU baru diperintahkan untuk memutar jarum speedometer,” pungkasnya.

By toha