Agar tidak memilih dengan buruk, Anda harus tahu saran tentang pilihan pelembab untuk wajah tergantung pada jenis kulit. Apakah Anda ingin mengetahui nasihatnya? Ayo, lihat informasi berikut!

Penggunaan pelembab setelah membersihkan wajah adalah suatu keharusan, bahkan jika jenis kulit Anda berlemak. Memang, kelembaban wajah adalah salah satu kunci untuk menjaga kesehatan dan penampilan kulit wajah, sambil mencegah penyakit kulit.

Baca juga : minyak telon terbaik 2022

Tips untuk memilih pelembab wajah sesuai dengan jenis kulit

Sehingga pelembab yang digunakan sesuai dengan jenis kulit Anda, ikuti arahan berikut:

1. Kulit normal

Kulit normal ditandai oleh kulit yang tidak terlalu kering atau berminyak, dengan pori -pori yang nyaris tidak terlihat. Untuk jenis kulit ini, pelembab yang harus digunakan adalah pelembab berbasis air dengan tekstur ringan dan mengandung sedikit minyak, seperti dimethicone.

2. Kulit sensitif

Kulit sensitif ditandai dengan kulit yang mudah teriritasi, gatal, ruam dan kemerahan. Kiat memilih pelembab untuk wajah sensitif, pilih pelembab dengan zat yang dapat menenangkan peradangan, seperti chamomile atau lidah buaya.

Pelembab yang mengandung asam, seperti AHA dan BHA, pewarna atau parfum harus dihindari karena memiliki potensi untuk memicu reaksi alergi atau iritasi. Untuk memfasilitasi itu, Anda dapat memilih pelembab berlabel hypoallergenic.

3. Kulit berminyak

Karakteristik kulit berminyak adalah kulit yang tampak mengkilap, komedo, mudah jerawat dan memiliki pori -pori besar. Meskipun jenis kulit ini menghasilkan banyak minyak, penggunaan pelembab masih diperlukan.

Untuk kulit berminyak, lebih disarankan untuk menggunakan pelembab dalam bentuk lotion daripada krim. Memang, pelembab lotion mengandung lebih banyak air daripada minyak, sehingga lebih ringan dan lebih aman untuk kulit berminyak yang mudah dikenakan jerawat.

Selain bentuk lotion, Anda juga harus memilih pelembab yang tidak menyumbat pori -pori atau tidak komedogenik. Pelembab yang mengandung jeli minyak bumi, mentega kakao atau minyak kelapa juga harus dihindari.

4. Kulit kering

Jika kulit wajah Anda cenderung kusam, kasar, ada bintik -bintik merah dan garis -garis halus yang terlihat, kemungkinan kulit wajah Anda termasuk dalam jenis kulit kering.

Jika Anda memiliki jenis kulit ini, disarankan untuk menggunakan pelembab bertekstur lebih tebal seperti krim untuk memulihkan dan mempertahankan kelembaban kulit. Anda juga dapat mencari pelembab dengan komposisi asam hialuronat, ceramide atau urea.

Sementara itu, pelembab yang mengandung aha (asam hidroksi alfa) harus dihindari atau digunakan lebih hati -hati karena dapat membuat kulit kering dan teriritasi.

Pelembab itu penting untuk digunakan secara teratur, terutama setelah mandi atau mencuci. Sebelum mengoleskan pelembab di wajah, pastikan kulit wajah benar -benar kering dan tangannya bersih sehingga tidak ada kotoran dan bakteri yang menembus pori -pori.

Baca juga artikel : daster terbaru 2022

Anda didorong untuk menerapkan pelembab yang memadai dan mengaplikasikan secara merata pada seluruh wajah dan leher. Setelah menerapkan pelembab, diamkan sebentar sampai pelembab menyerap dengan sempurna.