Video Loss Pada CCTV

Mengalami  Video Loss? Berikut cara menanganinya

Tahukah kamu apa itu Video Loss? Video Loss adalah kondisi dimana monitor CCTV tidak menampilkan gambar atau rekaman video apapun dan berganti menjadi layar biru atau hitam bersetatus Video Loss. Jika hal ini terjadi artinya bukan hanya Layar monitornya saja yang blank melainkan Rekaman CCTV tidak ada yang tersimpan di DVR.

Pada kondisi tersebut tentunya CCTV tidak bekerja secara optimal, tentunya hal ini juga membuat pengawasan dilingkungan menjadi terhambat.

Berikut beberapa hal yang dapat menjadi penyebab terjadinya video loss

  1. Kamera Mati atau Rusak

Kamera yang mengalami kerusakan hingga mati total dapat menyebabkan CCTV no video atau video loss. Terdapat dua kemungkinan mengapa kamera CCTV bisa rusak atau mati. Pertama, sensor infrared yang terus menyala namun tidak ada tampilan di monitor CCTV berarti kamera mengalami rusak.

Sebaliknya, jika infrared mati namun kamera masih bekerja dengan baik, maka kemungkinan besar fungsi infrared menurun bahkan tidak berfungsi sama sekali dan kamera hanya bisa merekam di siang hari saja. Infrared berguna dalam pengambilan gambar di malam hari atau saat pencahayaan di sekitar kamera sangat terbatas.

Guna mengatasi hal tersebut, Anda dapat mengganti unit kamera yang rusak dengan yang baru atau membawa ke tempat servis jika Anda masih mempunyai kartu garansi dari produsen atau distributor tempat Anda membeli unit CCTV.

  1. Terjadi Kerusakan Pada Port Konektor

Yang kedua yakni port konektor yang rusak. Port yang rusak bisa menghambat power supply atau adaptor dalam mengalirkan arus listrik ke kamera, hingga menghambat pengiriman data dari kamera menuju DVR yang juga menghambat transfer dari DVR ke layar monitor. Jika port rusak, Anda dapat memindahkan konektor ke port DVR yang lain.

  1. DVR Tidak Aktif atau Mati

Penyebab video loss atau CCTV no video selanjutnya adalah DVR yang mati atau mengalami kerusakan. Jika DVR mati, maka keseluruhan sistem CCTV akan berhenti berjalan dan meniadakan fungsi pengawasan. Apabila DVR mati atau mengalami kerusakan, ada baiknya mengganti dengan yang baru maupun membawa DVR ke tempat servis agar CCTV dapat kembali berfungsi dengan semestinya.

Baca Juga CCTV Cilacap

  1. Power Suply dan Adaptor Rusak

Kamera CCTV dapat merekam gambar dan suara tenaganya bersumber dari tegangan arus listrik yang power supply atau adaptor alirkan. Apabila power supply dan adaptor mengalami kerusakan, maka dapat menghambat kerja pemantauan dari kamera CCTV maupun DVR. Solusi untuk masalah ini adalah dengan melakukan pengecekan pada power supply atau adaptor sebagai sumber daya CCTV apakah bekerja dengan baik atau tidak. Anda juga bisa memeriksa menggunakan alat avometer agar lebih akurat.

Jika terdapat gangguan, Anda bisa langsung mengganti power supply dan adaptor dengan yang baru atau membawa kedua alat tersebut ke tempat servis.

Mengalami  Video Loss? Berikut cara menanganinya

Power Supply atau istilah lainnya catu daya untuk kamera CCTV. Ada juga yang menyebutnya dengan adaptor. Pada umumnya ada dua jenis adaptor yang CCTV gunakan antara lain adaptor dengan travo linier, dan ada juga yang menggunakan switching. Pada fungsinya perangkat adaptor untuk mengubah arus bolak-balik (ac), menjadi arus se-arah (dc). Dengan kata lain menurunkan tegangan listrik bolak-balik 220 volt menjadi, arus searah 12 volt.

  1. Kabel Rusak / Tidak Terkoneksi

Yang terakhir adalah kabel yang mengalami aus atau putus kabel. Penyebab dari masalah ini bermacam-macam, mulai kualitas kabel yang buruk hingga dari hewan pengerat atau rayap. Jika kabel mengalami kerusakan, maka dapat Anda ganti kabel yang aus atau putus dengan kabel yang baru dan kualitasnya lebih baik.Sebelum memilih dan membeli kabel untuk CCTV, ada baiknya Anda melakukan survey atau riset mengenai jenis, merk, spesifikasi dan kualitas kabel yang sesuai dengan budget dan kebutuhan Anda. Dengan begitu, CCTV dapat berjalan dengan baik tanpa ada hambatan di kemudian hari.

Itulah beberapa hal yang dapat dilakukan jika CCTV yang kamu gunakan mengalami Video Loss, ingat jangan panik, hubungilah teknisi CCTV yang bersangkutan, jika masih memiliki garansi tentunya kita juga dapat memanfaatkan hal ini untuk meminimalisir budget loh.